Manusiawinya Cinta ^_^

Jatuh cinta itu manusiawi, kan?

Masak pempek Ala kadarnya!.

Pempek Dos, ga pake ikan. Tapi Tetep gurih!

Hujan Datang Tidak Sendiri

Kini ia datang membawa semuanya kembali

Kebiasaan baruku bersama mama!

film PK ini recomended banget teman teman

Senin, 09 Januari 2017

Ada beberapa hal yang kadang tidak bisa kita mengerti. Tidak masuk akal bahkan. Tapi andai kita merasakan, somehow you will know. Kamu akan tahu gimana rasanya. Kamu akan tahu perbedaannya. Tanpa harus mengerti, tanpa harus berpikir. Hanya merasakan.

Kadang hal-hal absurd yang terjadi dalam hidup itu yang akan paling kau ingat. kadang hal yang paling sulit dalam usaha itu yang paling menjadi cerita.

Hidup itu beraneka, hidup itu merasa hidup, menikmati. Ada satu hal yang sering kita lupa ketika memperjuangkan sesuatu. Menikmati setiap perjuangan yang dilakukan. Feel the struggle.

Tidak semua hal harus kita mengerti dan kita tahu. Tidak semua hal harus mengapa, siapa, atau bagaimana. Kadang jawaban tidak hanyalah suatu isyarat bahwa ruang sendiri tanpa penjelasan sedang dirindukan. tidak ada salahnya mencoba memahami apa yang tidak kita rasa. tidak ada salahnya membiarkan tanya tetap menjadi tanya.

Nanti kita akan tahu. saat waktu mengatakan "Ya, kamu sudah siap, ini saatnya"

Minggu, 02 Oktober 2016

Berhentilah mengeluh
Mengeluh perih, ketika kamu bahkan tak tahu mana yang terluka
Atau bahkan terluka karena apa
Karena siapa…

Mengeluh tersakiti, bahkan kamu tak tahu apa yang menyakiti
Entah memang ada yang menyakiti
Atau kamu yang menyakiti dirimu sendiri

Kadangkala aku pun tersesat dalam jalan pikiranku sendiri. Berapa lama kemudian menyusuri jalan yang sama dan berujung kebuntuan yang sama pula. Lalu jatuh lagi, merasa sepi
, lalu merasakan bengal di mata. Begitu terus berulang-ulang. Abstrak.

Tapi bahkan ketika semuanya terjadi. Aku masih saja berkutat dengan ketidakjelasan dan ketidakyakinan ini. menyeretku pada sebongkah kerinduan teramat dalam yang membunuhku.

Sabtu, 17 September 2016

.           Aku melebur, bersama partikel rindu yang tiap detiknya menggumpal semakin besar
Merindu
Merindu dinginnya air sukasari
Merindu sorakan dan lambaian anak-anak yang begitu bersemangat ketika kita lewat
Aku merindu
Rindu senyum miris kita karena berhamburan ke lapangan belakang, dikerjai langit
Langit atas rumah pak kadus yang mendung, gerimis, lalu cerah lagi
Merindu ketukan jendela di pagi hari
Merindu omelan sayang ibu di setiap jam makan
Merindu lelucon spontan yang tercipta, candaan tidak jelas, dan tawa lepas yang sulit terhenti
Rindu menitip belanjaan dan seblak yang selalu melar ketika dimakan
Rindu memasak dan dimasakkan dikala lapar
Rindu makan ayam bakar bersama beralaskan daun pisang
Rindu mie instan dalam panci dan seduhan kopi kita di tengah malam
Dan tentu saja. Merindu pada makhluk-makhluk kelompok yang luar biasa unik
 Rindu bahu diana yang sender-able
Pelukan tina yang menghangatkan
Ceplosan quenna yang selalu membuat ramai
Rindu “i love you” dari berbagai bahasanya fika
Rindu bully-an dari hasil stalkingannya kiki
Rindu tarian Mr. Bean nya nuril
Rindu nyanyian ngasalnya david
Rindu gombalan gagalnya nico
Dan Rindu senyum malu di muka bunder dan polosnya viqi yang berubah merah kala nama seseorang disebut
Aku..
Rindu kebersamaan kita disana
Rindu..
Aku rindu kita, teman
Tidak apa apa kan?

Tengah malam ini mood ku sedang ingin mampir sekedar menggelitik sarang laba-laba yang sudah berada si sudut-sudut blog ini. Halo semua, kalian apa kabar? semoga baik semua yaa.
hmmm cerita apa ya? okay cerita tentang pengalaman kkn ku saja kali ya, tapi di postingan selanjutnya. Kalau cerita cinta sih, aku sendiri bosan bahas itu. Ngga ada ujungnya. Suka sama suka, tapi jauh ga ketolongan, disukain sama yang deket, akunya yang ga sreg. ugh sometimes i feel tired, but i still waiting for the happy ending. mungkin temen-temen mau doain aku? hihihi okay just forget it. jadi curcol kan.. kan -,-"

Selasa, 12 April 2016

Di suatu Jumat pada bulan september 2015 
Aku tidak bisa berjanji. Siapalah yang bisa mengubah segumpal hati? Bahkan kau sendiri pun tidak memiliki kuasa untuk melakukannya. Bukankah begitu? Setidaknya aku mengucapkan insyaallah. Urusan perasaan tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu waktu untuk mengendalikannya. Waktu yang tidak seorangpun manusia di muka bumi ini tahu kapan perubahan dalam hatinya akan terjadi.

Rabu, 28 Oktober 2015

Assalamualaikum Wr.Wb.

Selamat dini hari gaes, lagi mau share foto-foto nih.
tapi sebelum nya cerita dikit ya.
Alhamdulillah hari sabtu kemarin, tanggal 24 oktober 2015,  dikasih kesempatan tampil di Banyumas tv. Acara utama sebenarnya talkshow, saya mah cuma tampil akustik sebagai pembukaan. Selain itu, ada juga tari saman dan penyanyi solo yang tampil sebelum jeda iklan dan penutupan.

Tapi anggota clay sebenarnya adalah saya dan marta, hanya saja marta sedang berhalangan karena sakit gigi. Jadi kita minta Lani (adik tingkatku), untuk menemani kali ini. Thanks ya Laniii 

Alhamdulillah, ngga berhenti ngucap syukur, meski ini cuma kebetulan, tetepp aja seneng. Allahu akbar ^_^
Thanks FIKes atas kesempatannya.

Seru disana, bareng temen foto-foto. Maklumlah ya, saya sebenarnya adalah orang yang narsis sekali meski ngga fotogenik-fotogenik amat. hihi
oh iya, yg mau liat rekamannya, search aja di youtube dengan kata kunci 'marchelina dan lani ayat-ayat cinta'. Tapi jangan kecewa karena not perfect at all yaa, grogi banget dan gitanya juga ga familiar :)

Nah, mau share foto yaa :)
Detik-detik on air

With friends
Alhamdulillah
Saman dance

Backstage
Checking sound

Seperti talkshow kan? sayang cuma foto

Pinkers. Gw (kiri, akustik clay), Elisa (tengah, solo), Lani (kanan, akustik clay)

Ceritanya lagi ngegosip loh

 Dosen FIKes yang ada dalam acara Talkshow (tengah ibu dekan, kanan PD1 (batik), dan dosen keperawatan pemilik beberapa hak paten (paling kanan), kiri batik & celana orange adalah host)

Maaf daku bukan model yang profesional :')

Have a nice dream everyone!
Good night~
 Wassalamualaikum Wr.Wb

Friday, 04 September 2015 
Itu keputusan kan? Ambil keputusan itu jangan buru-buru. Keputusan itu butuh komitmen.
Baru sadar sering banget bikin keputusan buru-buru. Sok sigap padahal keputusan kan ngga semuanya harus selalu diambil dengan cepat. Yaa meski untuk kasus tertentu ada keputusan yang memang harus cepat diambil (gawat darurat, misalnya). Tapi sekali lagi, tidak semuanya, bahkan most of decision idealnya dibuat tidak seburu-buru itu. Menentukan keputusan itu membutuhkan pemikiran panjang, pertimbangan yang diulang ulang, dan peninjauan dari berbagai sisi yang ada. Dan yang paling utama adalah si pemikir harus memikirkan dampak dari keputusan yang akan diambil. Apakah banyak baiknya, atau lebih banyak buruknya dari keputusan itu sendiri.
Karena keputusan itu butuh komitmen,, membuat keputusan berdasarkan emosi sesaat adalah sesuatu yang sangat labil dan tidak dewasa. Keputusan berdasarkan emosi sesaat ini kemungkinan besar (dan hampir pasti) menimbulkan penyesalan di kemudian hari, atau paling tidak, akan membuat the decision maker sadar bahwa sebenarnya ada pilihan keputusan lain yang lebih baik jika saja mau bersabar dan lebih tenang.
Ya. Tenang dulu.
Tapi Aku pun menyadari mungkin mudah saja untuk mengatakan dan berbicara (atau mengetik :P) panjang lebar tentang semua ini. Padahal memilih untuk bersabar atau langsung mengambil keputusan itu sendiri juga merupakan suatu keputusan kan? Dan itu tidak mudah. It’s a little tricky, right? Jadi sebelum mengambil keputusan utama pun butuh pengambilan keputusan awal juga. Mengerti kan maksudku?
Tapi disinilah bagian hebatnya, bagaimana kita berkomitmen dengan keputusan yang telah kita ambil. Entah itu keputusan yang diambil saat emosi atau bukan. Ada tanggung jawab atau konsekuensi tersendiri bagi sang pembuat keputusan teguh pada kata-katanya- sehingga tidak menjadi plinplan. Entah ini akan menjadi teguh atau termasuk keras kepala, aku juga tidak tahu. Tapi setidaknya gunakan kata hatimu. Jadilah manusia jujur, yang mengaku salah jika merasa salah. Artinya jika memang rasanya keputusan yang sudah diambil salah, jangan lantas keras kepala dan menguatkan gengsi untuk mengubahnya. TAPI, tugas utama adalah jangan membuat keputusan yang salah. Sehingga tidak perlu menyesali dan mengubahnya. Oleh karenanya, dalam membuat keputusan usahakan dengan pikiran yang tenang dan matang. ;)
Jangan keseringan buru-buru ambil keputusan ya, khawatir susah komitmennya, terus sakit hati saat kejadiannya terulang. Ntar nyesel loh xD
 Mengendalikan diri untuk tidak membuat keputusan ketika emosi adalah hal yang tidak mudah. Benarkan? Tapi, sekali lagi, akankah suatu keputusan yang terburu-buru membuahkan hasil yang maksimal? Jangan sampai keputusan yang diambil nantinya menjadi boomerang sendiri bagi si pembuat keputusan. Artinya, jangan sampai keputusan itu nantinya malah merugikan atau membawa dampak buruk yang lebih buruk pada diri sendiri dan orang lain.
Pikirkan dampak jangka pendek dan jangka panjang., dampak pada diri sendiri dan orang lain. Tarik nafas dalam, jadilah pribadi yang lebih tenang. Good night and have a tight sleep~ :D
*hari ini aku lagi kesambet apa?* wkwkwk
stay calm guys
Nb: celotehan untuk diri sendiri, maaf gaje :D
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Popular Posts